Selasa, 16 Mei 2023

Pengalaman itu Penting Untuk Mengelola Potensi Diri Sendiri (Ala Santri)

Pengalaman itu Penting Untuk Mengelola Potensi Diri Sendiri

 

Dalam kehidupan kita dituntut untuk mengalami suatu proses yang menjadi diri semakin tau tentang keaktualan. Dalam kutipan seseorang ada yang mengatakan bahwa pengalaman ialah “pengamatan yang merupakan kombinasi penglihatan, penciuman, pendengaran serta pengalaman masa lalu” (Saparwati, 2012). Pengalaman banyak bentuknya berupa cerita lucu, cerita pahit, cerita sedih, cerita senang, cerita mengecewakan dan lain sebagainya. Sebab pengalaman hanya diri masing-masing seseorang yang melakukan perubahan ataupun pola pikir yang berbeda dalam kehidupan. Sedikit cerita dialog dibawah ini dari teman saya dan sekaligus sahabat yang akan mendialogkan kehidupan pondok dan setelah lulusan dari pondok. Mau ngapain aja sih. Yuk kepo in aja.

 

Saya : Apa sih yang membuatmu untuk mondok. Ada perkataan orang lain mondok itu gak enak apakah benar?

Hamzah: benar, karena di pondok itu banyak kekurangan dari fasilitas, jauh dari orang tua, banyak terkena hukuman dan masalah, 

 

Saya : Mengapa banyak orang yang belum mau mondok. Apakah pondok itu terlalu kuno dan tidak modern?

Hamzah: sebenarnya kembali dipribadi masing-masing. Sebab diri seorang memiliki karakter yang berbeda dengan pemahaman kita.

 

Saya : Apa sih yang didapat dari pondok lantas manfaatnya bagi disendiri?

Hamzah : Ilmu pengetahuan umum dan ilmu agama yang mendalam, yang paling penting ilmu kehidupan atau bersosial dengan banyak orang. Kita dihadapkan dengan banyak perbedaan dari suku, bahasa, dan tata cara sopan santun.

 

Hamzah : Langkah apa yang harus kita ambil untuk mengedepankan suatu peradaban zaman?

Ridwan : memperkuat iman dan taqwa. Membuat pendiri kuat agar tetap istiqomah dalam melaksanakan sesuatu perbuatan.

 

Hamzah : Setelah Lulus dari pondok tugasnya mau ngapain to?

Ridwan : Mengamalkan ilmu-ilmu agama yang sudah di pondok dan mengajarkan ke masyarakat umum. Untuk kemanfaatan bersama.

 

Saya : tips untuk tetap selalu Istiqomah dalam kebaikan dan keberhasilan dalam mengerjakan sesuatu?

Hamzah :Jangan berhenti dalam melakukan hal kebaikan bagi orang lain. Baik itu tidak rugi untuk diri kita sendiri. Jangan pernah menyerah, gagal tetaplah harus bangkit tidak perlu putus asa, jalan kita mencari solusi masih banyak.

 

Berdasarkan dari dialog diatas bahwasannya lulusan pondok itu tidak akan menganggur atau tidak punya pekerjaan. Sebab semua apa yang dipelajari InsyaAllah dipondok telah dikaji atau dipelajari lalu dilaksanakan sehari-hari. Ingat semua urusan susah ada ditangan sang pencipta yaitu Allah SWT. Sebagai manusia harus selalu haus akan rasa kurang tentang pengetahuan terutama dalam bidang ilmu agama. Sebab ilmu agama adalah bekal hingga hari akhir.

 

Kata pepatah pernah berkata dari seorang Cicero “Pengalaman adalah guru terbaik”. Tidak ada kata terlambat untuk memulai perubahan dalam hidup. Usia kita tidak banyak, waktu kita hanya sedikit, segera gunakan detik ini sebagai tombak pembelajaran yang berguna bagi diri sendiri. Dari seseorang pernah mengucapkan John Rohm “Bagi setiap usaha yang disiplin pasti ada hasil yang berlipat ganda “. Apa yang kita kerjakan harus berpedoman dalam kemanfaatan. Dari Elbert Hubbard “Positive anything is better than negative nothing” . Artinya yaitu “Sesuatu yang positif lebih baik daripada tidak ada yang negatif”.

 

 

Dalam Setiap langka yang baik dan benar secara agama maka semua urusan akan dijamin oleh Tuhan. Maka jangan lupa dan tidak ingkar pada kodratnya manusia sebagai makhluknya. Bersyukur dan berusaha dengan jalan yang baik pula.

Pengalaman itu Penting Untuk Mengelola Potensi Diri Sendiri (Ala Santri)

Pengalaman itu Penting Untuk Mengelola Potensi Diri Sendiri   Dalam kehidupan kita dituntut untuk mengalami suatu proses yang menjadi ...